ruangdoa.com – Aktivitas hubungan intim antara suami dan istri dalam Islam bukan sekadar pemenuhan kebutuhan biologis, melainkan juga ibadah yang bernilai pahala. Oleh karena itu, pasangan suami istri sangat dianjurkan untuk mengawali momen tersebut dengan membaca doa. Praktik ini bertujuan memohon perlindungan kepada Allah SWT agar terhindar dari gangguan setan yang terkutuk serta mengharap keberkahan bagi keturunan yang akan dihasilkan.
Keutamaan membaca doa sebelum berhubungan intim dijelaskan secara mendalam dalam buku Misteri Kedua Belah Tangan dalam Shalat, Zikir dan Doa karya Dr. KH. Badruddin Hasyim Subky, M. HI. Berdasarkan sabda Nabi Muhammad SAW, jika pasangan dikaruniai anak setelah membaca doa tersebut, maka anak itu akan senantiasa terjaga dari gangguan setan sepanjang hidupnya.
Berikut adalah bacaan doa sebelum berhubungan suami istri sebagaimana diriwayatkan dalam hadits shahih Bukhari dan Muslim
بِسْمِ اللهِ اَللّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا
Latin: Bismillahi Allahumma jannibnaasy syaithoona wa jannibisy syaithoona maa rozaqtana.
Artinya: "Dengan menyebut nama Allah. Ya Allah, jauhkanlah setan dari kami dan jauhkan pula setan dari anak yang Engkau anugerahkan kepada kami." (HR. Bukhari dan Muslim)
Selain doa saat akan berhubungan, setiap Muslim tentu mendambakan keturunan yang saleh dan salehah sebagai penyejuk hati. Di dalam Al-Qur’an, terdapat beberapa doa yang dipanjatkan oleh para nabi untuk memohon anak yang baik. Berikut adalah beberapa pilihannya
1. Doa Memohon Pasangan dan Keturunan Penyejuk Hati
Doa ini bersumber dari Al-Qur’an surat Al-Furqan ayat 74 yang sering diamalkan untuk memohon keluarga yang harmonis dan bertakwa
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
Latin: Rabbana hab lana min azwajina wa dzurriyatina qurrata a’yun, waj’alna lil muttaqina imama.
Artinya: "Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan dan keturunan sebagai penyejuk hati serta jadikan kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa." (QS. Al-Furqan: 74)
2. Doa Memohon Anak yang Saleh
Kalimat singkat namun mendalam ini merupakan doa yang dipanjatkan oleh Nabi Ibrahim AS agar dikaruniai anak yang saleh
رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ
Latin: Rabbi habli minas salihin.
Artinya: "Ya Tuhanku, karuniakanlah kepadaku keturunan yang termasuk orang-orang saleh." (QS. As-Saffat: 100)
3. Doa Nabi Zakaria Memohon Keturunan yang Baik
Nabi Zakaria AS mengamalkan doa ini saat memohon keturunan kepada Allah SWT meskipun secara lahiriah sudah berusia lanjut
رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ
Latin: Rabbi habli min ladunka dzurriyyatan thayyibah innaka sami’ud du’a.
Artinya: "Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku keturunan yang baik dari sisi-Mu. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa." (QS. Ali Imran: 38)
Mengamalkan doa-doa tersebut merupakan bentuk ikhtiar batiniah agar hubungan rumah tangga diberkahi dan anak-anak yang lahir tumbuh menjadi generasi yang taat kepada agama. Wallahu a’lam.








