Panduan Lengkap Doa dan Adab Menyambut Kepulangan Jemaah Haji Agar Penuh Berkah

ruangdoa.com Tradisi menyambut kepulangan jemaah haji dari Tanah Suci merupakan momen istimewa yang penuh dengan suasana spiritual dan kegembiraan. Silaturahmi ke rumah jemaah haji yang baru pulang bukan sekadar kunjungan biasa melainkan bagian dari adab yang dianjurkan dalam Islam untuk menjemput keberkahan doa dari mereka yang baru saja menyelesaikan rukun Islam kelima.

Dalam kitab Al-Idhah fi Manasik al-Hajj, Imam An-Nawawi menjelaskan bahwa para tamu yang berkunjung sangat dianjurkan untuk melantunkan doa tertentu kepada jemaah haji. Berikut adalah bacaan doa yang bisa dibaca oleh tamu saat bersilaturahmi.

قَبَّلَ اللهُ حَجَّكَ، وَغَفَرَ ذَنْبَكَ، وَأَخْلَفَ نَفَقَتَكَ

Bacaan latin doa tersebut adalah Qabballallâhu hajjaka, wa ghafara dzanbaka, wa akhlafa nafaqataka. Maknanya adalah semoga Allah menerima ibadah hajimu, mengampuni dosamu, dan mengganti pengeluaranmu.

Selain doa bagi para tamu, terdapat pula rangkaian doa yang dianjurkan bagi jemaah haji itu sendiri selama perjalanan pulang. Saat masih dalam perjalanan menuju rumah, jemaah haji disunnahkan membaca doa berikut ini.

آيِبُوْنَ تَائِبُوْنَ عَابِدُوْنَ سَاجِدُوْنَ لِرَبِّنَا حَامِدُوْنَ

Bacaan latinnya adalah Âyibûna, tâ’ibûn, ‘âbidûn, sâjidûn li rabbinâ hâmidûn. Doa ini memiliki arti bahwa kami pulang, bertobat, menyembah, dan memuji Tuhan kami.

Ketika jemaah haji mulai memasuki wilayah kampung halaman, terdapat doa perlindungan dan keberkahan yang sebaiknya dipanjatkan yaitu sebagai berikut.

بِسْمِ اللهِ اللَّهُمَّ إنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ أَهْلِهَا وَخَيْرَ مَا فِيهَا وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ أَهْلِهَا وَشَرِّ مَا فِيهَا

Bacaan latinnya adalah Bismillâh allâhumma innî as-aluka khairahâ wa khaira ahliha wa khaira mâ fîhâ wa a’ûdzubika min syarrihâ wa syarri ahliha wa syarri mâ fîhâ. Artinya adalah dengan nama Allah, ya Allah, aku memohon kebaikannya, kebaikan pemiliknya, dan kebaikan sesuatu yang ada di dalamnya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukannya, keburukan pemiliknya, dan keburukan sesuatu yang ada di dalamnya.

Sebelum melangkahkan kaki masuk ke dalam rumah, jemaah haji dianjurkan membaca doa permohonan ampunan berikut ini.

تَوْبًا تَوْبًا، لِرَبِّنَا أَوْبًا، لَا يُغَادِرُ حُوْبًا

Bacaan latinnya adalah Tauban, tauban, li rabbinâ awban, lâ yughâdiru hûban. Terjemahannya adalah kami sungguh memohon pertobatan. Kepada Tuhan kami, kami kembali, tobat yang tidak menyisakan dosa.

Setelah sampai di rumah dan berkumpul dengan keluarga serta para tamu, jemaah haji dapat membaca doa versi pertama yang berisi permohonan agar orang lain juga bisa berangkat haji.

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. اَلْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً تُبَلِّغُنَا بِهَا حَجَّ بَيْتِكَ الْحَرَامِ وَزِيَارَةِ قَبْرِ نَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ

Bacaan latinnya adalah Bismillahirrahmaanirrahiim. Alhamdulillahi rabbil ‘aalamiin. Allahumma shalli wa sallim wabaa rik ‘alaa sayyidina muhammadin sholaatan tuballighuna bihaa hajja baitikal haraami waziyaarati qabri nabiyyika muhammadin. Artinya adalah dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Ya Allah limpahkanlah shalawat, salam dan berkah kepada junjungan kami nabi Muhammad, dengan shalawat yang bisa menyampaikan kami untuk berhaji ke baitil haram dan ziarah ke makam nabi Muhammad.

Ada pula versi doa kedua yang lebih panjang dan mencakup doa haji mabrur serta permohonan kebaikan dunia akhirat.

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ، اَلْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الْمُرْسَلِيْنَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ. اَللَّهُمَّ أَنْ تُبَلِّغَ يَا رَبِّي الْحَاضِرِيْنَ زِيَارَةَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ وَالْمَسْجِدِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. اَللَّهُمَّ اجْعَلْ حَجَّنَا حَجًّا مَبْرُوْرًا وَسَعْيًا مَشْكُوْرًا وَذَنْبًا مَغْفُوْرًا وَعَمَلًا صَالِحًا مَقْبُوْلًا وَتِجَارَةً لَنْ تَبُوْرَ. اِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Bacaan latinnya adalah Alhamdulillahi rabbil ‘alaamiin, wash-shalatu was salamu ‘alaa asyrafil mursaliin. Sayyidina Muhammadin wa ‘alaa aalihi wa ash habihi ajma’iin. Allahumma antubaligha yaa rabbiyal hadhiniina ziyaaratal masjidil haraami wa masjidin nabiyyi shalallahu ‘alaihi wa sallam. Allahummaj ‘al hajjanaa hajjan mabruran wa sa’ yan masykuran wadzan ban maghfuran wa ‘amalan shalihan maqbulan watijaaratan lan tabuur. Innaka ‘alaa kulli syai in qadiir. Rabbanaa aatinaa fiddun yaa hasanah wa fil aakhirati hasanah wa qinaa ‘adzabannaar. Walhamdulillahi rabbil’alamiin.

Selain membaca doa, terdapat adab penting yang perlu diperhatikan oleh jemaah haji yang baru tiba. Berdasarkan panduan dari Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia, jemaah disarankan melakukan beberapa hal berikut ini.

Pertama, melakukan sujud syukur dan menunaikan sholat dua rakaat di masjid atau musala terdekat sebelum sampai di rumah. Setelah sholat tersebut, jemaah dapat membaca doa berikut ini.

اَلْحَمْدُ لِلهِ الَّذِي نَصَرَنِي بِقَضَاءِ نُسُكِي وَحَفَظَنِي مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ حَتَّى أَعُوْدَ إِلَى أَهْلِي. اَللَّهُمَّ بَارِكْ فِي حَيَاتِي بَعْدَ الْحَجِّ وَاجْعَلْنِي مِنَ الصَّالِحِيْنَ

Bacaan latinnya adalah Alhamdulillâhilladzî nasharanî biqadhâ’i nusukî wa hafadhanî min wa’tsâ’is-safar hattâ a’ûda ilâ ahlî. Allâhumma bârik fî hayâtî ba’dal-hajj waj’alnî minash-shâlihîn. Artinya adalah segala puji bagi Allah yang telah memberikan pertolongan kepadaku dengan melaksanakan ibadah haji dan telah menjaga diriku dari kesulitan bepergian, sehingga aku dapat kembali lagi kepada keluargaku. Ya Allah, berkatilah kehidupanku setelah melaksanakan haji ini dan jadikanlah aku termasuk orang-orang saleh.

Kedua, jemaah haji harus menjaga kondisi kesehatan dengan melaporkan kepulangan ke fasilitas kesehatan terdekat dalam waktu 14 hari. Hal ini penting untuk memastikan jemaah tetap bugar dan terhindar dari risiko penyakit menular dari luar negeri.

Ketiga, yang paling utama adalah menjaga kemabruran haji. Jemaah diharapkan semakin meningkatkan ketakwaan dan kepedulian sosial di masyarakat. Salah satu cara untuk menjaga semangat tersebut adalah dengan aktif dalam kegiatan keagamaan atau bergabung dengan organisasi seperti Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) di daerah masing-masing. Dengan menjalankan adab dan doa ini, semoga keberkahan haji tidak hanya dirasakan oleh jemaah saja, tetapi juga menular kepada seluruh keluarga dan tamu yang menyambutnya.

Catatan:
Semua doa itu baik, tergantung dari apa yang diyakini dan bagaimana hati meyakininya. Tidak ada doa yang salah, karena setiap doa adalah bentuk harapan dan penghambaan.

ruangdoa.com hanya berupaya menjadi perantara, tempat berbagi makna, tulisan, dan pengingat bahwa setiap kalimat yang diucap dengan keyakinan bisa menjadi jalan turunnya rahmat dari Allah SWT. Wallahu a'lam bishawab

Share:

Related Topics

Baca Juga