ruangdoa.com Memberikan doa kepada pengantin baru merupakan bentuk nasihat serta harapan baik yang sangat dianjurkan dalam ajaran Islam. Doa ini bertujuan memohon keberkahan, keharmonisan, serta kebaikan hidup rumah tangga agar senantiasa dipenuhi rasa sakinah, mawaddah, dan rahmah. Memberikan ucapan doa kepada pasangan yang baru menikah bukan sekadar tradisi lisan, melainkan sebuah sunnah yang dicontohkan langsung oleh Rasulullah SAW.
Berdasarkan rujukan dari buku Doa dan Zikir Makbul susunan Abu Hurairah Abdul Salam serta Kitab Induk Doa dan Zikir Terjemah Kitab al-Adzkar karya Imam an-Nawawi, terdapat beberapa bacaan doa yang dapat dipanjatkan untuk pasangan pengantin baru.
Doa Keberkahan untuk Pengantin Baru
Salah satu doa yang paling utama dan dianjurkan adalah doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW sebagaimana diriwayatkan dalam hadits Abu Dawud.
بَارَكَ اللهُ لَكَ، وَبَارَكَ عَلَيْكَ، وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِي خَيْرٍ
Bārakallāhu laka, wa bāraka ‘alaika, wa jama’a bainakumā fī khair.
Terjemahan dari doa tersebut adalah semoga Allah memberkahimu, memberkahi pernikahanmu, dan mempersatukan kalian berdua dalam kebaikan.
Doa Memohon Kerukunan Rumah Tangga
Doa ini berisi permohonan agar pasangan suami istri diberikan kerukunan sebagaimana pasangan-pasangan mulia dalam sejarah Islam.
اَللّٰهُمَّ أَلِّفْ بَيْنَهُمَا كَمَا أَلَّفْتَ بَيْنَ آدَمَ وَحَوَّاءَ، وَأَلِّفْ بَيْنَهُمَا كَمَا أَلَّفْتَ بَيْنَ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيْمَ وَسَارَةَ، وَأَلِّفْ بَيْنَهُمَا كَمَا أَلَّفْتَ بَيْنَ سَيِّدِنَا يُوْسُفَ وَزُلَيْخَاءَ، وَأَلِّفْ بَيْنَهُمَا كَمَا أَلَّفْتَ بَيْنَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَسَيِّدَتِنَا خَدِيْجَةَ الْكُبْرَى، وَأَلِّفْ بَيْنَهُمَا كَمَا أَلَّفْتَ بَيْنَ سَيِّدِنَا عَلِيٍّ وَسَيِّدَتِنَا فَاطِمَةَ الزَّهْرَاءَ
Allāhumma allif bainahumā kamā allafta baina Ādama wa Hawwā, wa allif bainahumā kamā allafta baina sayyidinā Ibrāhīma wa Sārah, wa allif bainahumā kamā allafta baina sayyidinā Yūsufa wa Zulaikhā, wa allif bainahumā kamā allafta baina sayyidinā Muhammadin shallallāhu ‘alaihi wa sallama wa sayyidatinā Khadījatal kubrā, wa allif bainahumā kamā allafta baina sayyidinā ‘Aliyyin wa sayyidatinā Fāthimah az-Zahrā’.
Makna doa ini adalah ya Allah, rukunkan keduanya sebagaimana Engkau rukunkan Nabi Adam dan Hawa, rukunkan keduanya sebagaimana Engkau rukunkan Nabi Ibrahim dan Sarah, rukunkan keduanya sebagaimana Engkau rukunkan Nabi Yusuf dan Zulaikha, rukunkan keduanya sebagaimana Engkau rukunkan Baginda Nabi Muhammad SAW dan Khadijah Al-Kubra, dan rukunkan keduanya sebagaimana Engkau rukunkan Ali dan Fathimah Az-Zahra.
Doa Agar Ikatan Pernikahan Langgeng dan Diberkahi
Doa berikut dipanjatkan agar akad pernikahan menjadi ikatan yang suci dan dijauhkan dari perpecahan.
اَللّٰهُمَّ اجْعَلْ هٰذَا الْعَقْدَ عَقْدًا مُبَارَكًا مَعْصُوْمًا وَأَلْقِ بَيْنَهُمَا أُلْفَةً وَقَرَارًا دَائِمًا وَلَا تَجْعَلْ بَيْنَهُمَا فِرْقَةً وَفِرَارًا وَخِصَامًا وَاكْفِهِمَا مُؤْنَةَ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ
Allāhummaj’al hādzal ‘aqda ‘aqdan mubārakan ma’shūman wa alqi bainahumā ulfatan wa qarāran dāiman wa lā taj’al bainahumā firqatan wa firāran wa khishāman wakfihimā mu’natad dunyā wal ākhirah.
Artinya yaitu ya Allah, jadikanlah akad ini sebagai ikatan yang diberkahi dan dilindungi, tanamkan di antara keduanya kerukunan dan ketetapan yang langgeng, jangan Engkau jadikan di antara keduanya perpecahan, perpisahan dan permusuhan, dan cukupi keduanya bekal hidup di dunia dan akhirat.
Landasan Al Quran Mengenai Ketenteraman Rumah Tangga
Keindahan pernikahan juga digambarkan dalam Al Quran surat Ar-Rum ayat 21 yang sering dijadikan dasar doa dan harapan bagi pengantin.
وَمِنْ اٰيٰتِهٖٓ اَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِّنْ اَنْفُسِكُمْ اَزْوَاجًا لِّتَسْكُنُوْٓا اِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَّوَدَّةً وَّرَحْمَةًۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيٰتٍ لِّقَوْمٍ يَّتَفَكَّرُوْنَ
Wa min āyātihī an khalaqa lakum min anfusikum azwājal litaskunū ilaihā wa ja’ala bainakum mawaddataw wa rahmah, inna fī dzālika la’āyātil liqaumiy yatafakkarūn.
Terjemahannya adalah dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.
Selain itu, terdapat doa perlindungan agar keluarga dijauhkan dari pengaruh buruk orang-orang zalim sebagaimana tercantum dalam surat Al-A’raf ayat 47.
رَبَّنَا لَا تَجْعَلْنَا مَعَ الْقَوْمِ الظّٰلِمِيْنَ
Rabbanā lā taj’alnā ma’al-qaumizh-zhālimīn.
Artinya adalah ya Tuhan kami, janganlah Engkau tempatkan kami bersama kaum yang zalim itu.
Doa Khusus yang Dibaca oleh Pengantin Pria
Sesaat setelah akad nikah selesai, pengantin pria dianjurkan membaca doa sambil memegang ubun-ubun istrinya agar rumah tangga dijauhkan dari keburukan.
اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِهَا وَخَيْرِ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ
Allāhumma innī as’aluka min khairihā wa khairi mā jabaltahā ‘alaihi, wa a’ūdzubika min syarrihā wa syarri mā jabaltahā ‘alaihi.
Makna doa ini yaitu ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu kebaikannya dan kebaikan yang Engkau tentukan kepadanya, dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukannya dan dari keburukan yang Engkau tentukan kepadanya.
Mendoakan pengantin baru adalah amalan ringan namun bernilai besar, karena di dalamnya tersimpan harapan agar sebuah pernikahan menjadi jalan menuju ketenteraman, kasih sayang, dan keberkahan. Doa-doa yang diajarkan dalam Islam bukan sekadar rangkaian kata, tetapi bentuk tawakal dan ikhtiar spiritual agar rumah tangga senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT, dijauhkan dari perselisihan, serta dipenuhi sakinah, mawaddah, dan rahmah. Semoga setiap pasangan yang memulai bahtera rumah tangga diberi kemudahan dalam menjaga amanah pernikahan, dipersatukan dalam kebaikan, dan dikaruniai kebahagiaan dunia hingga akhirat. ***








