Niat Lengkap Sholat Sunnah Qobliyah dan Ba’diyah Isya Beserta Tata Caranya

ruangdoa.com Sholat Isya merupakan salah satu ibadah wajib yang memiliki rangkaian sholat sunnah rawatib untuk menyempurnakan pahalanya. Sholat sunnah rawatib ini terbagi menjadi dua, yaitu qobliyah yang dikerjakan sebelum sholat fardhu dan ba’diyah yang dikerjakan setelah sholat fardhu. Mengamalkan kedua sholat sunnah ini merupakan bentuk ketaatan untuk menambal kekurangan yang mungkin terjadi dalam sholat wajib kita.

Dalam klasifikasi hukumnya, sholat sunnah ba’diyah Isya termasuk dalam kategori sholat sunnah muakkad atau sangat dianjurkan. Sementara itu, sholat sunnah qobliyah Isya termasuk dalam kategori ghairu muakkad. Keduanya dilaksanakan sebanyak dua rakaat dengan satu kali salam.

Berikut adalah panduan lengkap bacaan niat, tata cara, dan keutamaan sholat sunnah qobliyah serta ba’diyah Isya.

Niat Sholat Sunnah Qobliyah Isya

Sholat qobliyah Isya dilakukan setelah azan berkumandang dan sebelum dimulainya jamaah sholat Isya. Berikut adalah lafaz niatnya:

Teks Arab
أُصَلِّي سُنَّةَ الْعِشَاءِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Lafaz Latin
Ushalli sunnatal ‘isya-i rak’ataini qabliyyatan mustaqbilal qiblati lillahi ta’ala.

Artinya
"Aku niat melakukan sholat sunnah sebelum Isya dua rakaat, menghadap kiblat, karena Allah Ta’ala."

Niat Sholat Sunnah Ba’diyah Isya

Sholat ba’diyah Isya dilakukan tepat setelah selesai melaksanakan sholat Isya. Berikut adalah lafaz niatnya:

Teks Arab
أُصَلِّي سُنَّةَ الْعِشَاءِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Lafaz Latin
Ushalli sunnatal ‘isya-i rak’ataini ba’diyyatan mustaqbilal qiblati lillahi ta’ala.

Artinya
"Aku niat melakukan sholat sunnah sesudah Isya dua rakaat, menghadap kiblat, karena Allah Ta’ala."

Tata Cara Pelaksanaan

Secara teknis, pelaksanaan sholat sunnah rawatib Isya tidak berbeda dengan sholat dua rakaat pada umumnya. Berikut adalah urutannya secara ringkas:

  1. Membaca niat di dalam hati.
  2. Takbiratul ihram.
  3. Membaca doa iftitah.
  4. Membaca surat Al-Fatihah.
  5. Membaca surat pendek dari Al-Qur’an (disunnahkan Al-Kafirun pada rakaat pertama dan Al-Ikhlas pada rakaat kedua).
  6. Rukuk dengan tuma’ninah.
  7. Iktidal dengan tuma’ninah.
  8. Sujud dengan tuma’ninah.
  9. Duduk di antara dua sujud.
  10. Sujud kedua.
  11. Berdiri untuk rakaat kedua dan mengulangi gerakan yang sama.
  12. Tahiyat akhir.
  13. Salam.

Keutamaan Sholat Rawatib Isya

Melaksanakan sholat sunnah rawatib memiliki nilai pahala yang besar di sisi Allah SWT. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa pun yang menjaga sholat sunnah dua belas rakaat dalam sehari semalam (termasuk rawatib Isya), maka Allah akan membangunkan baginya sebuah rumah di surga.

Selain itu, sholat ba’diyah Isya secara khusus menjadi penutup rangkaian ibadah harian yang dapat menghapuskan dosa-dosa kecil dan memberikan ketenangan batin sebelum beristirahat di malam hari. Dengan memahami niat dan tata caranya, umat Muslim diharapkan dapat istiqomah dalam menjalankan amalan sunnah ini demi meraih kesempurnaan ibadah.

Catatan:
Semua doa itu baik, tergantung dari apa yang diyakini dan bagaimana hati meyakininya. Tidak ada doa yang salah, karena setiap doa adalah bentuk harapan dan penghambaan.

ruangdoa.com hanya berupaya menjadi perantara, tempat berbagi makna, tulisan, dan pengingat bahwa setiap kalimat yang diucap dengan keyakinan bisa menjadi jalan turunnya rahmat dari Allah SWT. Wallahu a'lam bishawab

Share:

Related Topics

Baca Juga