ruangdoa.com – Sholat Tarawih merupakan ibadah sunnah muakkad yang sangat dianjurkan bagi umat Islam selama bulan suci Ramadan. Ibadah ini secara harfiah berasal dari kata tarwihatun yang berarti istirahat, karena para salafush shalih biasanya beristirahat sejenak setiap selesai melaksanakan empat rakaat. Meskipun sholat Tarawih sangat utama dikerjakan secara berjamaah di masjid, umat Islam tetap diperbolehkan melaksanakannya secara mandiri atau sendiri di rumah tanpa mengurangi keabsahan ibadah tersebut.
Pelaksanaan sholat Tarawih secara mandiri biasanya dilakukan sebanyak 8 rakaat atau 20 rakaat, yang kemudian ditutup dengan sholat Witir. Umumnya, sholat ini dikerjakan dengan pola 2 rakaat satu salam. Berikut adalah rincian niat dan tata cara lengkap yang perlu Anda pahami agar ibadah di rumah tetap sesuai dengan tuntunan syariat.
Niat Sholat Tarawih
Niat merupakan rukun qauli yang letaknya di dalam hati, namun melafalkannya secara lisan dapat membantu memantapkan fokus ibadah. Berikut adalah bacaan niat berdasarkan posisi dalam sholat.
1. Niat Sholat Tarawih Sendiri (Munfarid)
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatat tarawihi rak’ataini mustaqbilal qiblati ada’an lillahi ta’ala.
Artinya: "Aku niat sholat sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai karena Allah Ta’ala."
2. Niat Sholat Tarawih sebagai Imam
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا لِلهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatat tarawihi rak’ataini mustaqbilal qiblati ada’an imaman lillahi ta’ala.
Artinya: "Aku niat sholat sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai imam karena Allah Ta’ala."
3. Niat Sholat Tarawih sebagai Makmum
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatat tarawihi rak’ataini mustaqbilal qiblati ada’an ma’muman lillahi ta’ala.
Artinya: "Aku niat sholat sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai makmum karena Allah Ta’ala."
Tata Cara Sholat Tarawih Sendiri
Secara teknis, gerakan dan bacaan sholat Tarawih sama dengan sholat fardhu maupun sholat sunnah lainnya. Perbedaannya hanya terletak pada niat dan jumlah rakaatnya.
- Mengucapkan Niat.
- Takbiratul Ihram.
- Membaca Doa Iftitah (Sunnah).
- Membaca Surat Al-Fatihah.
- Membaca Surat Pendek Al-Qur’an.
- Ruku’ dengan tuma’ninah.
- I’tidal dengan tuma’ninah.
- Sujud pertama dengan tuma’ninah.
- Duduk di antara dua sujud.
- Sujud kedua dengan tuma’ninah.
- Bangkit untuk rakaat kedua dan mengulangi gerakan yang sama.
- Tahiyat Akhir pada rakaat kedua.
- Mengucapkan Salam.
Lakukan pola ini hingga mencapai jumlah rakaat yang diinginkan (8 atau 20 rakaat), lalu sambung dengan sholat Witir sebanyak 3 rakaat.
Doa Kamilin Setelah Sholat Tarawih
Setelah menyelesaikan rangkaian sholat Tarawih, umat Islam sangat dianjurkan untuk membaca Doa Kamilin. Doa ini berisi permohonan agar iman disempurnakan dan amal ibadah diterima oleh Allah SWT.
Bacaan Doa Kamilin
اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنَا بِالْإِيْمَانِ كَامِلِيْنِ، وَلِلْفَرَائِضِ مُؤَدِّيْنِ، وَلِلصَّلَاةِ حَافِظِيْنِ، وَلِلزَّكَاةِ فَاعِلِيْنِ، وَلِمَا عِنْدَكَ طَالِبِيْنِ، وَلِعَفْوِكَ رَاجِيْنِ، وَبِالْهُدَى مُتَمَسِّكِيْنِ، وَعَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضِيْنِ، وَفِى الدُّنْيَا زَاهِدِيْنِ، وَفِى الْآخِرَةِ رَاغِبِيْنِ، وَبِالْقَضَاءِ رَاضِيْنِ، وَلِلنَّعْمَاءِ شَاكِرِيْنِ، وَعَلَى الْبَلَاءِ صَابِرِيْنِ، وَتَحْتَ لِوَاءِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ سَائِرِيْنِ، وَإِلَى الْحَوْضِ وَارِدِيْنِ، وَإِلَى الْجَنَّةِ دَاخِلِيْنِ، وَمِنَ النَّارِ نَاجِيْنِ
Allahummaj’alna bil imani kamilin, wa lil fara’idi mu’addin, wa lish-sholati hafizhin, wa liz-zakati fa’ilin, wa lima ‘indaka thalibin, wa li ‘afwika rajin, wa bil huda mutamassikin, wa ‘anil laghwi mu’ridhin, wa fid-dunya zahidin, wa fil akhirati raghibin, wa bil qadha’i radhin, wa lin-na’ma’i syakirin, wa ‘alal bala’i shabirin, wa tahta liwa’i muhammadin shallallahu ‘alaihi wasallam yaumal qiyamati sa’irin, wa ilal hawdhi waridin, wa ilal jannati dakhilin, wa minan-nari najin.
Artinya: "Ya Allah, jadikanlah kami orang-orang yang sempurna imannya, yang memenuhi kewajiban-kewajiban-Mu, yang memelihara sholat, yang mengeluarkan zakat, yang mencari apa yang ada di sisi-Mu, yang mengharapkan ampunan-Mu, yang berpegang teguh pada petunjuk, yang berpaling dari kesia-siaan, yang zuhud di dunia, yang mengharapkan akhirat, yang rida dengan qadha-Mu, yang mensyukuri nikmat, yang sabar atas musibah, yang berjalan di bawah panji Nabi Muhammad SAW pada hari kiamat, yang mendatangi telaga Al-Kautsar, yang masuk ke dalam surga, dan yang selamat dari api neraka."
Menjalankan sholat Tarawih di rumah bisa menjadi alternatif bagi Anda yang memiliki udzur atau ingin membangun suasana ibadah yang lebih khusyuk bersama keluarga inti. Pastikan untuk tetap menjaga ketenangan dan kekhusyukan selama beribadah.








