ruangdoa.com Membaca surah Yasin dan rangkaian tahlil merupakan amalan yang sudah menjadi tradisi positif bagi umat Islam di Indonesia. Selain dibaca saat mendoakan keluarga atau kerabat yang telah meninggal dunia, amalan ini juga diyakini dapat membawa ketenangan batin, menjadi sarana memohon ampunan, serta mengharapkan keberkahan dari Allah SWT.
Surah Yasin merupakan surah ke-36 dalam Al-Qur’an yang terdiri dari 83 ayat. Dalam praktiknya, umat Islam biasanya membaca surah ini secara utuh sebelum melanjutkan ke rangkaian doa tahlil. Berikut adalah urutan bacaan tahlil lengkap dengan teks Arab, latin, dan artinya.
1. Membaca Surah Al-Ikhlas Sebanyak 3 Kali
قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ . اللَّهُ الصَّمَدُ . لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ . وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ
Latinnya: Qul huwallāhu aḥad(un). Allāhuṣ-ṣamad(u). Lam yalid wa lam yūlad. Wa lam yakul lahū kufuwan aḥad(un).
Artinya: "Katakanlah (Nabi Muhammad), ‘Dialah Allah Yang Maha Esa.’ Allah tempat meminta segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan, serta tidak ada sesuatu pun yang setara dengan-Nya."
2. Mengucapkan Kalimat Tahlil dan Takbir
لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ
Latinnya: Laa Ilaaha Illallaahu Wallaahu Akbar
Artinya: "Tiada tuhan yang layak disembah kecuali Allah. Allah Maha Besar."
3. Membaca Surah Al-Falaq Sebanyak 3 Kali
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ . مِن شَرِّ مَا خَلَقَ . وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ . وَmin شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ . وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ
Latinnya: Qul a’ūżu birabbil-falaq(i). Min syarri mā khalaq(a). Wa min syarri gāsiqin iżā waqab(a). Wa min syarrin-naffāṡāti fil-‘uqad(i). Wa min syarri ḥāsidin iżā ḥasad(a).
Artinya: "Katakanlah (Nabi Muhammad), ‘Aku berlindung kepada Tuhan yang (menjaga) fajar (subuh) dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan, dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dari kejahatan perempuan-perempuan (penyihir) yang meniup pada buhul-buhul (talinya), dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki.’"
4. Membaca Bacaan Tahlil dan Takbir
لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ
Latinnya: Laa Ilaaha Illallaahu Wallaahu Akbar
Artinya: "Tiada tuhan yang layak disembah kecuali Allah. Allah Maha Besar."
5. Membaca Surah An-Nas Sebanyak 3 Kali
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ . مَلِكِ النَّاسِ . إِلَهِ النَّاسِ . مِن شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ . الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ . مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ
Latinnya: Qul a’ūżu birabbin-nās(i). Malikin-nās(i). Ilāhin-nās(i). Min syarril-waswāsil-khannās(i). Allażī yuwaswisu fī ṣudūrin-nās(i). Minal jinnati wan-nās(i).
Artinya: "Katakanlah (Nabi Muhammad), ‘Aku berlindung kepada Tuhan manusia, raja manusia, sembahan manusia, dari kejahatan (setan) pembisik yang bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia.’"
6. Membaca Kalimat Tahlil dan Takbir
لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ
Latinnya: Laa Ilaaha Illallaahu Wallaahu Akbar
Artinya: "Tiada tuhan yang layak disembah kecuali Allah. Allah Maha Besar."
7. Membaca Surah Al-Fatihah
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ . الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ . الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ . مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ . إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ . اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ . صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ
Latinnya: Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm. Al-ḥamdu lillāhi rabbil-‘ālamīn. Ar-raḥmānir-raḥīm. Māliki yawmi-d-dīn. Iyyāka na’budu wa iyyāka nasta’īn. Ihdinaṣ-ṣirāṭal-mustaqīm. ṣirāṭallażīna an’amta ‘alayhim gayril-magḍūbi ‘alayhim walāḍ-ḍāllīn.
Artinya: "Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam. Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Yang menguasai hari pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah, dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat."
8. Membaca Ayat 1-5 Surah Al-Baqarah
الم . ذَلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ فِيهِ هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ . الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنفِقُونَ . وَالَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِمَا أُنزِلَ إِلَيْكَ وَمَا أُنزِلَ مِن قَبْلِكَ وَبِالْآخِرَةِ هُمْ يُوقِنُونَ . أُولَئِكَ عَلَى هُدًى مِّن رَّبِّهِمْ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ
Latinnya: Alif Lām Mīm. Żālikal-kitābu lā rayba fīhi hudan lil-muttaqīn. Allażīna yu’minūna bil-gaybi wa yuqīmūnaṣ-ṣalāta wa mimmā razaqnāhum yunfiqūn. Wallażīna yu’minūna bimā unzila ilayka wa mā unzila min qablik wa bil-ākhirati hum yūqinūn. Ulā’ika ‘alā hudam mir rabbihim wa ulā’ika humul-mufliḥūn.
Artinya: "Alif Lam Mim. Kitab (Al-Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa. Yaitu mereka yang beriman kepada yang gaib, mendirikan salat, dan menafkahkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka. Dan mereka yang beriman kepada kitab (Al-Quran) yang telah diturunkan kepadamu dan kitab-kitab yang telah diturunkan sebelum engkau, serta mereka yakin akan adanya akhirat. Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhan mereka, dan mereka itulah orang-orang yang beruntung."
9. Membaca Surah Al-Baqarah Ayat 163
وَإِلَهُكُمْ إِلَهٌ وَاحِدٌ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الرَّحْمَنُ الرَّحِيمُ
Latinnya: Wa ilāhukum ilāhun wāḥid, lā ilāha illā huwa ar-raḥmānu ar-raḥīm.
Artinya: "Dan Tuhan kalian adalah Tuhan yang maha esa. Tiada tuhan yang layak disembah kecuali Dia yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang."
10. Membaca Ayat Kursi
اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ لَّهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ مَن ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِندَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ
Latinnya: Allāhu lā ilāha illā huwa al-ḥayyu al-qayyūm, lā ta’khużuhū sinatun walā nawm, lahū mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, man żallażī yasyfa’u ‘indahū illā bi’iżnih, ya’lamu mā bayna aydīhim wa mā khalfahum, walā yuḥīṭūna bisyay’im min ‘ilmihī illā bimā syā’, wasi’a kursiyyuhu as-samāwāti wal-arḍ, walā ya’ūduhū ḥifẓuhumā wa huwal-‘alliyul-‘aẓīm.
Artinya: "Allah, tidak ada Tuhan selain Dia yang Maha Hidup lagi Maha Mengurus (makhluk-Nya). Tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang ada di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah kecuali apa yang dikehendaki-Nya. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya. Dan Dia Maha Tinggi lagi Maha Besar."
11. Membaca Surah Al-Baqarah Ayat 284-286
لِّلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ وَإِن تُبْدُوا مَا فِي أَنفُسِكُمْ أَوْ تُخْفُوهُ يُحَاسِبْكُم بِهِ اللَّهُ فَيَغْفِرُ لِمَن يَشَاءُ وَيُعَذِّبُ مَن يَشَاءُ وَاللَّهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ . آمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنزِلَ إِلَيْهِ مِن رَّبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ كُلٌّ آمَنَ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِّن رُّسُلِهِ وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ . لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِن نَّسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنتَ مَوْلَانَا فَانصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ
Latinnya: Lillāhi mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, wa in tubdū mā fī anfusikum aw tukhfūhu yuḥāsibkum bihillāh, fayagfiru limay yasyā’u wa yu’ażżibu may yasyā’, wallāhu ‘alā kulli syay’ing qadīr. Āmanar-rasūlu bimā unzila ilayhi mir rabbihī wal-mu’minūn, kullun āmana billāhi wa malā’ikatihī wa kutubihī wa rusulih, lā nufarriqu bayna aḥadim mir rusulih, wa qālū sami’nā wa aṭa’nā gufrānaka rabbanā wa ilaykal-maṣīr. Lā yukallifullāhu nafsan illā wus’ahā, lahā mā kasabat wa ‘alayhā maktasabat, rabbanā lā tu’ākhiżnā in nasīnā aw akhṭa’nā, rabbanā walā taḥmil ‘alaynā iṣrang kamā ḥamaltahū ‘alallażīna ming qablinā, rabbanā walā tuḥammilnā mā lā ṭāqata lanā bih(ī), wa’fu ‘annā, wagfir lanā, warḥamnā, anta mawlānā fanṣurnā ‘alal qaumil-kāfirīn(a).
Artinya: "Kepunyaan Allah-lah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Jika kamu melahirkan apa yang ada di dalam hatimu atau kamu menyembunyikannya, niscaya Allah akan membuat perhitungan dengan kamu tentang perbuatanmu itu. Maka Allah mengampuni siapa yang dikehendaki-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya; dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Rasul telah beriman kepada Al-Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan), ‘Kami tidak membeda-bedakan antara seseorang pun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya’, dan mereka mengatakan, ‘Kami dengar dan kami taat.’ (Mereka berdoa), ‘Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali.’ Allah tidak membebani seseorang, kecuali menurut kesanggupannya. Baginya ada sesuatu (pahala) dari (kebajikan) yang diusahakannya dan terhadapnya ada (pula) sesuatu (siksa) atas (kejahatan) yang diperbuatnya. (Mereka berdoa,) ‘Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami salah. Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami. Maka, tolonglah kami dalam menghadapi kaum kafir.’"
12. Membaca Doa Meminta Rahmat Allah SWT dan Ahlul Bait
بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ ارْحَمْنَا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ (7x)
وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الْبَيْتِ إِنَّهُ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ إِنَّمَا يُرِيْدُ اللهُ لِيُذْهِبَ عَنْكُمُ الرِّجْسَ أَهْلَ الْبَيْتِ وَيُطَهِّرَكُمْ تَطْهِيْرًا إِنَّ اللهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا
Latin: Bi-raḥmatika yā arḥamar-rāḥimīn irḥamnā Yā arḥamar-rāḥimīn (x7). Wa raḥmatullāhi wa barakātuhu ‘alaikum ahlal-bayt Innahu ḥamīdun majīd. Innamā yurīdu-llāh Li-yużhiba ‘ankum ar-rijsa ahlal-bayt Wa yuṭahhirakum taṭhīrā. Inna-llāha wa-malā’ikatahu Yuṣallūna ‘alan-nabī yā ayyuhallażīna āmanū ṣallū ‘alayhi wa sallimū taslīmā.
Artinya: "Dengan rahmat-Mu, ya Allah, yang Maha Pengasih di antara para pengasih, berikanlah kami rahmat. Wahai Yang Maha Pengasih dari segala pengasih (diulang 7 kali). Dan rahmat Allah serta berkah-Nya atas kalian, wahai Ahlul Bait. Sesungguhnya Dia Maha Terpuji lagi Maha Mulia. Sesungguhnya Allah bermaksud untuk menghilangkan kotoran dari kalian, wahai Ahlul Bait, dan membersihkan kalian sebersih-bersihnya. Sesungguhnya Allah dan malaikat-Nya bersholawat atas Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian kepadanya dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan."
13. Mengucapkan Istighfar Sebanyak 3 Kali
أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ
Latinnya: Astagfirullāhal-‘aẓīm.
Artinya: "Saya mohon ampun kepada Allah yang maha agung." (3 kali).
14. Membaca Keutamaan dari Tahlil
أَفْضَلُ الذِّكْرِ فَاعْلَمْ أَنَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ حَيٌّ مَوْجُوْدٌ . لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ حَيٌّ مَعْبُوْدٌ . لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ حَيٌّ بَاقٍ الَّذِي لَا يَمُوْتُ
Latinnya: Afḍalu-ż-żikri fa’lam annahū lā ilāha illallāh, ḥayyum maujūd. Lā ilāha illallāh, ḥayyum ma’būd. Lā ilāha illallāh, ḥayyum bāqin allażī lā yamūt.
Artinya: "Sebaik-baik zikir-ketahuilah-adalah lafal ‘La ilāha illallāh’, tiada tuhan selain Allah, zat yang hidup dan ujud. Tiada tuhan selain Allah, zat yang hidup dan disembah. Tiada tuhan selain Allah, zat kekal yang takkan mati."
15. Membaca Kalimat "La Ilaha Illallah" 33 Kali
لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ
Latinnya: Lā ilāha illallāh. (33 kali)
16. Membaca Dua Kalimat Syahadat
لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ مُحَمَّدٌ رَّسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Latinnya: Lā ilāha illallāh, Muḥammadur rasūlullāh ṣallallāhu ‘alayhi wa sallam.
Artinya: "Tiada tuhan selain Allah. Nabi Muhammad SAW utusan-Nya."
17. Membaca Sholawat Nabi SAW
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ يَا رَبِّ صَلِّ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ
Latinnya: Allāhumma ṣalli ‘alā sayyidinā Muḥammad, allāhumma ṣalli ‘alayhi wa sallim. Allāhumma ṣalli ‘alā sayyidinā Muḥammad, yā rabbi ṣalli ‘alayhi wa sallim.
Artinya: "Ya Allah, limpahkan shalawat untuk Sayyidina Nabi Muhammad SAW. Ya Allah, limpahkan shalawat dan salam untuknya. Ya Allah, limpahkan shalawat untuknya (Nabi Muhammad SAW). Tuhanku, limpahkan shalawat dan salam untuknya."
18. Membaca Tasbih Sebanyak 10 Kali
سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ
Latinnya: Subḥānallāhi wa biḥamdih.
Artinya: "Maha suci Allah dan dengan memuji-Nya. Maha suci Allah dan segala puji hanya bagi-Nya." (10 kali)
19. Membaca Sholawat Nabi SAW 3 Kali
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى حَبِيْبِكَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ (3x) أَجْمَعِيْنَ
Latinnya: Allāhumma ṣalli ‘alā ḥabībika sayyidinā Muḥammad wa ‘alā ālihī wa ṣaḥbihī wa sallim (3x) ajma’īn.
Artinya: "Ya Allah, tambahkanlah rahmat dan kesejahteraan untuk kekasih-Mu, yaitu pemimpin kami, Nabi Muhammad, keluarga, dan para sahabatnya semua. (3 kali). Al-Fatihah."
20. Membaca Surah Al-Ahzab Ayat 56
إِنَّ اللهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا
Latinnya: Inna-llāha wa malā’ikatahū yuṣallūna ‘alan-nabiyy, yā ayyuhallażīna āmanū ṣallū ‘alayhi wa sallimū taslīmā.
Artinya: "Sungguh Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bacalah shalawat untuknya dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya."
21. Membaca Surah Al-Fatihah
(Ulangi pembacaan Surah Al-Fatihah seperti pada poin ke-7).
22. Membaca Doa setelah Selesai Membaca Tahlil
أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ. بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. اَلْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ حَمْدَ الشَّاكِرِيْنَ حَمْدَ النَّاعِمِيْنَ حَمْدًا يُوَافِي نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِي لِجَلَالِ وَجْهِكَ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ. سُبْحَانَكَ لَا نُحْصِي ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ فَلَكَ الْحَمْدُ قَبْلَ الرِّضَى وَلَكَ الْحَمْدُ بَعْدَ الرِّضَى وَلَكَ الْحَمْدُ إِذَا رَضِيْتَ عَنَّا دَائِمًا أَبَدًا
Latinnya: A’ūżu billāhi minasy-syayṭānir-rajīm. Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm. Al-ḥamdu lillāhi rabbil-‘ālamīn, ḥamdas-syākirīn, ḥamdan-nā’imīn, ḥamdan yuwāfī ni’amahū wa yukāfi’u mazīdah. Yā rabbanā lakal-ḥamdu kamā yanbagī lijalāli wajhika wa ‘aẓīmi sulṭānik. Subḥānaka lā nuḥṣī śanā’an ‘alayk, anta kamā aśnayta ‘alā nafsik. Falakal-ḥamdu qablarr-riḍā, wa lakal-ḥamdu ba’darr-riḍā, wa lakal-ḥamdu iżā raḍīta ‘annā dā’iman abadan.
Artinya: "Aku berlindung kepada Allah dari setan yang dilontar. Dengan nama Allah yang maha pengasih, lagi maha penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam sebagai pujian orang yang bersyukur, pujian orang yang memperoleh nikmat sama memuji, pujian yang memadai nikmat-Nya, dan pujian yang memungkinkan tambahannya. Tuhan kami, hanya bagi-Mu segala puji sebagaimana pujian yang layak bagi kemuliaan dan keagungan kekuasaan-Mu."
(Dilanjutkan dengan doa persembahan pahala untuk Nabi, para Wali, dan khususnya almarhum/almarhumah yang didoakan).
23. Membaca Surah Al-Fatihah
Sebagai penutup doa, bacalah kembali Surah Al-Fatihah ayat 1-7.
24. Membaca Doa Penutup Tahlil
وَاعْفُ عَنَّا يَا كَرِيْمُ (2X) بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ ارْحَمْنَا. اَللَّهُمَّ بِحَقِّ الْفَاتِحَةِ وَبِسِرِّ الْفَاتِحَةِ وَبِكَرَامَةِ الْفَاتِحَةِ يَا فَارِجَ الْهَمِّ يَا كَاشِفَ الْغَمِّ يَا مَنْ لِعَبْدِهِ يَغْفِرُ وَيَرْحَمُ. اَللَّهُمَّ اغْفِرْ ذُنُوْبَنَا وَاسْتُرْ عُيُوْبَنَا وَفَرِّجْ هُمُوْمَنَا وَاكْشِفْ غُمُوْمَنَا وَأَصْلِحْ ذَاتَ بَيْنِنَا. دَعْوَاهُمْ فِيْهَا سُبْحَانَكَ اَللَّهُمَّ وَتَحِيَّتُهُمْ فِيْهَا سَلَامٌ وَآخِرُ دَعْوَاهُمْ أَنِ الْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
Latinnya: Wa’fu ‘annā yā karīm (2x). Biraḥmatika yā arḥamar-rāḥimīn irḥamnā. Allāhumma biḥaqqil-Fātiḥah wa bisirril-Fātiḥah wa bikarāmatil-Fātiḥah, yā fārijal-hammi yā kāsyifal-gammi yā man li’abdihī yagfiru wa yarḥam. Allāhumma igfir żunūbanā wastur ‘uyūbanā wa farrij humūmanā waksyif gumūmanā wa aṣliḥ żāta bayninā. Da’wāhum fīhā subḥānaka Allā







