Tutup Sesi Belajarmu dengan Sempurna: 6 Doa Sesudah Belajar Lengkap Arab, Latin, dan Arti

ruangdoa.com

Belajar atau menuntut ilmu merupakan salah satu ibadah yang memiliki kedudukan tinggi dalam Islam. Kewajiban menuntut ilmu tidak hanya berhenti pada proses memperoleh informasi, tetapi harus disempurnakan dengan doa, memohon agar ilmu yang telah didapatkan menjadi berkah dan bermanfaat, baik bagi diri sendiri maupun orang lain.

Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW yang menegaskan kewajiban ini:

"Mencari ilmu adalah kewajiban setiap muslim, dan siapa yang menanamkan ilmu kepada yang tidak layak seperti yang meletakkan kalung permata, mutiara, dan emas di sekitar leher hewan." (HR Ibnu Majah)

Secara bahasa, ilmu dimaknai sebagai hasil dari pembentukan atau gambaran sesuatu dalam akal. Dalam pandangan syariat, orang yang berilmu (alim) bahkan dianggap lebih mulia dan lebih utama dibandingkan seorang ahli ibadah (abid). Keutamaan ini terletak pada jangkauan manfaatnya; orang berilmu memberi manfaat luas, sementara ahli ibadah (tanpa ilmu yang mendalam) cenderung hanya menguntungkan dirinya sendiri.

Untuk menyempurnakan proses menuntut ilmu, berikut adalah kumpulan doa sesudah belajar yang dapat diamalkan, memohon keberkahan, kemanfaatan, dan perlindungan dari kekeliruan.


Kumpulan Doa Sesudah Belajar (Arab, Latin, dan Arti)

Berikut adalah beberapa pilihan doa penutup sesi belajar yang bisa Anda amalkan, dikutip dari berbagai sumber literatur doa mustajab:

1. Doa Sesudah Belajar Versi Pertama (Memohon Petunjuk Kebenaran)

Doa ini fokus memohon kepada Allah SWT agar selalu ditunjukkan mana yang benar (haq) dan mana yang salah (batil).

Doa Arab:

اللَّهُمَّ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنَا اتِّبَاعَهُ وَأَرِنَا الْبَاطِلَ بَاطِلًا وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ

Latin:
Allahumma arinal haqqa haqqa warzuqnat tiba’ah wa arinal batila batila warzuqnaj tinabah.

Arti:
"Ya Allah, tunjukkanlah kepada kami kebenaran sehingga kami dapat selalu mengikutinya. Dan tunjukkanlah kepada kami sesuatu yang salah (batil) sehingga kami dapat selalu menjauhinya."

2. Doa Sesudah Belajar Versi Kedua (Memohon Kemanfaatan Ilmu)

Doa ini sering dibaca untuk memastikan ilmu yang dipelajari tidak sia-sia dan memohon tambahan ilmu yang berguna.

Doa Arab:

اللَّهُمَّ انْفَعْنَا بِمَا عَلَّمْتَنَا وَعَلِّمْنَا الَّذِي يَنْفَعُنَا وَزِدْنَا عِلْمًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى كُلِّ حَالٍ

Latin:
Allaahumman fa’naa bimaa ‘allamtanaa wa ‘allimnaal ladzii yanfa’unaa wa zidnaa ‘ilmaan walhamdulillaahi ‘alaa kulli haalin.

Arti:
"Ya Allah, berilah kami kemanfaatan bagi apa yang telah Engkau ajarkan pada kami. Ya Allah ajarkanlah pada kami sesuatu yang bermanfaat bagi kami dan tambahkanlah ilmu pada kami. Segala puji hanya milik Allah pada setiap saat."

3. Doa Sesudah Belajar Versi Ketiga (Doa Penitipan Ilmu)

Doa ini dibaca ketika seorang muslim khawatir ilmu yang telah dipelajari akan hilang atau terlupa. Ilmu yang telah dipelajari dititipkan kembali kepada Allah SWT.

Doa Arab:

اللَّهُمَّ إِنِّي اسْتَوْدَعْتُكَ مَا عَلَّمْتُهُ فَرُدَّهُ لِي عِنْدَ حَاجَتِي إِلَيْهِ يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ

Latin:
Allaahumma innii istauda’tuka maa ‘allamtuhuu faardud-hu lii ‘indaa haajatii ilaihi yaa rabbal ‘aalamiin.

Arti:
"Ya Allah, aku titipkan kepada-Mu apa yang telah aku pelajari, maka aku mohon kembalikanlah kepadaku ketika aku membutuhkannya, wahai Tuhan semesta alam."

4. Doa Sesudah Belajar Versi Keempat (Memohon Ilmu yang Bermanfaat dan Rezeki Baik)

Doa ini menggabungkan permohonan ilmu yang berguna dengan permohonan rezeki yang halal dan amal yang diterima.

Doa Arab:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا

Latin:
Allaahumma innii as-aluka ‘ilman naafi’an wa rizqan tayyiban wa ‘amalan mutaqabbalan.

Arti:
"Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amal yang tidak tertolak."

5. Doa Sesudah Belajar Versi Kelima (Doa Penutup Majelis/Kafaratul Majlis)

Doa ini bersifat umum dan sering digunakan untuk menutup majelis atau pertemuan, termasuk sesi belajar.

Doa Arab:

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

Latin:
Subhaanakallaahumma wa bihamdika asyhadu allaa ilaaha illaa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika.

Arti:
"Maha suci Engkau, ya Allah, dan dengan pujian-Mu, saya bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Engkau, saya mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu."

6. Doa Sesudah Belajar Versi Keenam (Memohon Cahaya Kepahaman)

Doa ini memohon agar Allah mengeluarkan kita dari kegelapan keraguan menuju cahaya pemahaman dan membukakan pintu karunia ilmu.

Doa Arab:

اللَّهُمَّ أَخْرِجْنَا مِنْ ظُلُمَاتِ الْوَهْمِ، وَأَكْرِمْنَا بِنُورِ الْفَهْمِ، وَافْتَحْ عَلَيْنَا بِمَعْرِفَتِكَ وَسَهِّلْ لَنَا أَبْوَابَ فَضْلِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ

Latin:
Allahummakhrijnaa min zulumaatil wahmi, wa akrimnaa binuuril fahmi, waftah ‘alainaa bima’rifatikawa sahhil lanaa abwaaba fadhlika yaa arhamarraahimin

Arti:
"Ya Allah, keluarkanlah kami dari gelapnya keraguan, dan muliakanlah kami dengan cahaya kepahaman. Bukakanlah untuk kami dengan kemakrifatan ilmu dan mudahkanlah pintu karunia-Mu bagi kami, wahai Dzat yang Maha Pengasih."


Memahami Hukum Menuntut Ilmu: Fardhu ‘Ain dan Fardhu Kifayah

Kewajiban menuntut ilmu yang disebutkan Rasulullah SAW terbagi menjadi dua kategori hukum yang wajib dipahami oleh setiap muslim:

1. Fardhu ‘Ain (Wajib bagi Setiap Individu)

Fardhu ‘ain adalah kewajiban yang ditujukan kepada setiap individu muslim, yang mana kewajiban ini tidak akan gugur meskipun orang lain telah melaksanakannya. Meninggalkan ilmu yang tergolong fardhu ‘ain dapat menyebabkan dosa.

Contoh Ilmu Fardhu ‘Ain:

  • Ilmu Tauhid: Ilmu mengenai keesaan Allah, keyakinan dasar Islam, dan rukun iman.
  • Ilmu Fikih: Ilmu mengenai tata cara ibadah sehari-hari (shalat, puasa, zakat, haji) yang wajib dilakukan.
  • Ilmu Tasawuf: Ilmu mengenai penyucian jiwa dan adab berinteraksi dengan Allah dan sesama.

2. Fardhu Kifayah (Wajib bagi Kelompok)

Fardhu kifayah adalah kewajiban yang ditujukan kepada kelompok atau sebagian komunitas muslim. Kewajiban ini dianggap gugur bagi seluruh kelompok jika sudah ada sebagian dari mereka yang melaksanakannya.

Contoh Ilmu Fardhu Kifayah:

  • Ilmu Hadits dan Ilmu Tafsir: Ilmu mendalam untuk memahami sumber hukum Islam.
  • Ilmu Ushul Fikih: Metodologi penetapan hukum.
  • Ilmu Umum yang Berguna bagi Umat: Seperti ilmu kedokteran, teknik, dan ilmu hitung (matematika), yang diperlukan untuk kemaslahatan umat.

Dengan memahami kewajiban dan menyempurnakannya dengan doa, insya Allah setiap proses belajar yang kita lakukan akan dicatat sebagai amal shaleh dan membawa keberkahan.

Catatan:
Semua doa itu baik, tergantung dari apa yang diyakini dan bagaimana hati meyakininya. Tidak ada doa yang salah, karena setiap doa adalah bentuk harapan dan penghambaan.

ruangdoa.com hanya berupaya menjadi perantara, tempat berbagi makna, tulisan, dan pengingat bahwa setiap kalimat yang diucap dengan keyakinan bisa menjadi jalan turunnya rahmat dari Allah SWT. Wallahu a'lam bishawab

Share:

Related Topics

Baca Juga