ruangdoa.com Rezeki atau segala bentuk karunia dari Allah SWT adalah pilar penting dalam kehidupan setiap Muslim. Ikhtiar dalam mencari nafkah harus selalu diimbangi dengan ikhtiar spiritual. Untuk memastikan kehidupan yang berkecukupan dan terhindar dari kesulitan, umat Islam diajarkan untuk senantiasa memohon keberkahan rezeki yang tidak terputus melalui doa dan amalan sunah.
Salah satu bentuk ikhtiar spiritual yang diyakini memiliki keutamaan luar biasa dalam melapangkan rezeki adalah dengan mengamalkan Sholawat Nariyah.
Rahasia Sholawat Nariyah untuk Rezeki Mengalir Deras
Sholawat Nariyah dikenal luas sebagai amalan yang memiliki banyak manfaat, tidak hanya untuk menghilangkan kesusahan, kesedihan, dan berbagai persoalan yang menyesakkan hati, tetapi juga memiliki keutamaan yang dahsyat dalam menarik datangnya rezeki.
Seperti yang disebutkan dalam buku Amalan Sunah Pilihan Percepatan Rezeki karya Ust. Ahmad Zacky El-Syafa, amalan ini diyakini dapat menjadikan rezeki terus mengalir tanpa henti.
Amalan ini disarankan untuk dikerjakan dengan membaca Sholawat Nariyah sebanyak 11 kali setiap hari. Pembacaan ini dapat dilakukan secara rutin, baik setelah menunaikan shalat fardhu maupun sebagai wirid harian. Dengan izin Allah SWT, rezeki yang diperoleh akan senantiasa mengalir, disertai dengan peningkatan derajat dan kelapangan harta.
Bacaan Sholawat Nariyah Lengkap
Berikut adalah lafal Sholawat Nariyah yang dapat diamalkan:
اَللّٰهُمَّ صَلِّ صَلَاةً كَامِلَةً وَسَلِّمْ سَلَامًا تَامًّا عَلىٰ سَيِّدِنَا مُحَــمَّدِ ࣙالَّذِيْ تَنْحَلُّ بِهِ الْعُقَدُ وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ وَتُقْضٰى بِهِ الْحَوَائِجُ وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ وَحُسْنُ الْخَوَاتِمِ وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الْكَرِيْمِ وَعَلىٰ اٰلِهِ وِصَحْبِهِ فِيْ كُلِّ لَمْحَةٍ وَ نَفَسٍ بِعَدَدِ كُلِّ مَعْلُوْمٍ لَكَ
Latin: Allâhumma shalli shalâtan kâmilatan wa sallim salâman tâmman ‘alâ sayyidinâ Muhammad alladzî tanhallu bihil ‘uqadu wa tanfariju bihil kurabu wa tuqdhâ bihil hawâ-iju wa tunâlu bihir raghâ-ibu wa husnul khawâtimi wa yustasqal ghamâmu biwajhihil karîmi wa ‘alâ âlihi wa shahbihî fî kulli lamhatin wa nafasin bi-‘adadi kulli ma’lûmil laka
Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan keselamatan yang sempurna kepada junjungan kami Nabi Muhammad yang dengan perantaranya dapat melepas segala kerepotan atau ikatan, menghilangkan segala kesusahan, mendatangkan segala hajat, tercapainya husnul khatimah, dan terpenuhi segala keinginan, diturunkan hujan dari awan berkat wajahnya yang mulia dan juga kepada keluarganya dan sahabatnya dalam setiap kedipan mata dan tarikan napas, sebanyak pengetahuan yang Engkau miliki.”
Kumpulan Doa Mustajab untuk Rezeki Abadi
Selain Sholawat Nariyah, terdapat beberapa doa yang diajarkan oleh ulama dan Nabi Muhammad SAW untuk memohon agar rezeki yang diperoleh lancar, halal, dan tidak terputus.
1. Doa Kekayaan dan Rezeki yang Tidak Terputus
Doa ini diambil dari buku Sukseskan Bisnismu Dengan 21 Amalan Sunah Yang Terbukti Dahsyat Cara Islami Melejitkan Potensi Bisnis Lancar & Berkah oleh Ahmad Jarifin, yang dapat diamalkan untuk memohon kekayaan rezeki yang abadi.
اللهمَّ يَا غَنِيٌّ يَا مُغْنِي أَغْنِنِي غِنِّى أَبَدًا وَ يَا عَزِيزُ يَا مُعِزُّ أَعِزَنِي بِإِعْرَازِ عِزَّةِ قُدْرَتِكَ وَ يَا مُيَسِرَ الْأُمُوْرِ يَسِرْ لِي أَمَوْرَ الدُّنْيَا وَالدِّيْنِ يَا خَيْرَ مَنْ يُرْجِي يَا اللهُ
Latin: Allâhumma yâ Ghaniyyu yâ Mughnî, aghninâ ghinâ’an abadan. Wa yâ ‘Azîzu yâ Mu’izzu, a’izzanâ bi i’râzi ‘izzati qudratika. Wa yâ Muyassiral umûr, yassir lî umûrad-dunyâ wad-dîn. Yâ khaira man yurjâ, yâ Allâh.
Artinya: “Wahai Allah Ta’ala, Dzat Yang Maha Kaya dan Dzat Yang Maha Memberikan Kekayaan, berikanlah kepadaku ya Allah Ta’ala kekayaan yang abadi. Wahai Dzat Yang Maha Mulia dan Dzat yang memberikan kemuliaan, berilah kemuliaan kepadaku dengan kemuliaan kekuasaan-Mu, ya Allah Ta’ala. Wahai Dzat yang mempermudah segala urusan, berikanlah kemudahan kepadaku di dalam semua urusan dunia dan agama. Wahai Dzat sebaik-baik Dzat untuk pengharapan.”
2. Doa Agar Dimudahkan Memperoleh Rezeki yang Halal
Doa ini memohon agar Allah SWT mencukupkan kita dengan rezeki yang halal, sehingga kita terhindar dari perkara yang haram dan maksiat.
اللَّهُمَّ يَا غَنِيُّ يَا حَمِيدُ يَا مُبْدِءُ يَا مُعِيْدُ يَا رَحِيمُ يَا وَدُوْدُ أَغْنِنِي بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَبِطَاعَتِكَ عَنْ مَعْصِيَتِكَ وَبِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ
Latin: Allaahumma yaa ghaniyyu yaa hamiidu ya mubdi-u yaa mu’iid yaa rahiimu ya waduudu aghninii bihalalika ‘an haraamika wa bithaa’atika ‘an ma’shiyatika wa bifadlika am-man siwaaka
Artinya: “Ya Allah… Duhai Zat Yang Mahakaya, Zat Yang Maha Terpuji, Zat Yang Maha Memulai, Zat Yang Maha Mengembalikan, Zat Yang Maha Belas Kasih, berilah kekayaan kepadaku dengan rezeki yang halal, jauhkan dari rezeki yang haram, dan dengan ketaatan kepada-Mu, jauhkan dari tindak maksiat kepada-Mu dan dengan karunia-Mu jauhkanlah siapa saja yang selain Engkau.”
3. Doa-Doa Pilihan dari Nabi Muhammad SAW
Doa-doa pendek berikut ini adalah bagian dari amalan yang diajarkan Nabi Muhammad SAW untuk memohon perlindungan dari kesulitan dan kefakiran serta mendatangkan rezeki.
a. Memohon Kekuatan Hanya dari Allah
لا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ
Latin: Lâ haula wa lâ quwwata illa billâhil-‘aliyyil-‘azhîm(i).
Artinya: Tiada daya dan kekuatan kecuali dari Allah Yang Mahatinggi dan Mahaagung.
b. Bertawakal kepada Dzat Yang Maha Hidup
تَوَكَّلْتُ عَلَى الْحَيِّ الَّذِي لَا يَمُوْتُ
Latin: Tawakkaltu ‘alal-hayyil ladzi lâ yamût(u).
Artinya: Aku bertawakal kepada Zat Yang Mahahidup dan tidak mati.
c. Mengagungkan Allah SWT
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي لَمْ يَتَّخِذُ وَلَدًاوَ لَمْ يَكُنْ لَهُ شَرِيْكَ فِي الْمُلْكِ وَ لَمْ يَكُنْ لَهُ وَلِيٌّ مِنَ الذُّلِّ
وَ كَبِّرْهُ تَكْبِيرًا
Latin: Al-hamdulillâhil-ladzi lam yattakhidz waladan. Wa lam yakun lahu syarikun fil-mulk(i). Wa lam yakun lahu waliyyun minadz-dzulli. Wa kabbirhu takbira.
Artinya: Segala puji bagi Allah yang tidak mempunyai anak. Dan tidak mempunyai sekutu dalam kerajaan-Nya. Dia tidak memiliki pembantu yang hina. Dan agungkanlah Dia dengan pengagungan yang sebesar-besarnya.
d. Doa Perlindungan dari Kesengsaraan dan Kefakiran
أَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْبُأْسِ وَ الْفَقْرِ
وَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَ السَّقَمِ
وَ أَسْأَلُكَ أَنْ تُعِيْنَنِي عَلَى أَدَاءِ حَقَّكَ إِلَيْكَ وَ إِلَى النَّاسِ
Latin: Allahumma innî a’ûdzu bika minal-bu’si wal faqri. Wa min ghalabatid-daini was-saqam(i). Wa as aluka an tu inani alâ adâ’i haqqika ilaika wa ilan-nâs(i).
Artinya: Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kesengsaraan dan kefakiran. Serta dari menumpuknya utang dan dari segala penyakit. Dan aku memohon kepada-Mu agar aku dapat melaksanakan tanggung jawabku kepada-Mu dan kepada manusia.
Dengan menggabungkan ikhtiar duniawi, amalan sunah seperti Sholawat Nariyah, serta doa-doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW, seorang Muslim akan memohon keberkahan dan kelapangan rezeki secara menyeluruh dari Allah SWT.








