Doa Khatam Al-Qur’an, Bacaan Lengkap Usai Menyelesaikan 30 Juz

Doa Writes

ruangdoa.com – Umat Islam senantiasa didorong untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dan bacaan harian. Dorongan ini bukan tanpa alasan, sebab setiap huruf yang dibaca dari Kitabullah menjanjikan pahala yang berlipat ganda, memicu semangat Muslim untuk berlomba-lomba menyelesaikan bacaan 30 juz, atau yang dikenal sebagai khatam Al-Qur’an.

Setelah berhasil mengkhatamkan Al-Qur’an, dianjurkan untuk menyempurnakannya dengan membaca doa khatam Al-Qur’an. Doa ini adalah bentuk refleksi dan permohonan agar segala kebaikan dan keberkahan dari Al-Qur’an dapat meresap dalam kehidupan sehari-hari.

Anjuran mengenai pahala membaca Al-Qur’an ini didasarkan pada sabda Rasulullah SAW:

“Barang siapa yang membaca satu huruf dari Kitab Allah (Al-Qur’an), maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan itu (akan dibalas) dengan sepuluh (kebaikan) yang serupa dengannya. Aku tidak mengatakan (bahwa) alif lam mim satu huruf, melainkan alif satu huruf, lam satu huruf, dan mim satu huruf.” (HR Tirmidzi)

Membaca doa khatam setelah menyelesaikan 30 juz adalah amalan yang memiliki keutamaan luar biasa, sebagaimana dicatat dalam berbagai literatur Islam. Berikut adalah panduan lengkap bacaan doa khatam Al-Qur’an, mulai dari versi singkat hingga versi panjang.


1. Bacaan Doa Khatam Al-Qur’an Versi Singkat

Doa ini ringkas, mudah dihafal, dan sangat dianjurkan untuk dibaca sebagai penutup ibadah khatam Al-Qur’an, memohon agar Al-Qur’an menjadi sumber keberkahan dan petunjuk.

Teks Arab:

اَللّٰهُمَّ ارْحَمْنَا بِالْقُرْاٰنِ. وَاجْعَلْهُ لَنَا اِمَامًا وَنُوْرًا وَهُدًا وَرَحْمَةً. اَللّٰهُمَّ ذَكِّرْنَا مِنْهُ مَا نَسِيْنَا وَعَلِّمْنَا مِنْهُ مَا جَهِلْنَا وَارْزُقْنَا تِلَاوَتَهُ اٰنَاءَ اللَّيْلِ وَاَطْرَافَ النَّهَارِ وَاجْعَلْهُ لَنَا حُجَّةً يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ

Latin:
“Allahummarhamna bil quran, waj’alhulana imama wa nura wa huda wa rahmah. Allahuma dzakkirna minhuma nasina wa ‘alimna minhuma jahilna warzuqna tilawatahu, ana allayli wa athra fannahar. Wa’alhulana hujjatay ya rabbal’alamin.”

Artinya:
“Ya Allah, rahmatilah kami dengan Al-Qur’an. Jadikan ia imam, cahaya, petunjuk, dan rahmat bagi kami. Ya Allah, ingatkan kami tentang apa yang kami lupa dan ajarkan kepada kami apa yang kami jahil. Kurniakan kami untuk dapat membacanya sepanjang malam dan sepanjang siang. Jadikan ia perisai kami, wahai Tuhan semesta alam.”


2. Bacaan Doa Khatam Al-Qur’an Versi Panjang

Doa khatam versi panjang ini memiliki makna yang sangat mendalam dan terperinci. Doa ini memohon kebaikan dan keberkahan dari setiap huruf hijaiyah yang ada dalam Al-Qur’an, menjadikannya permohonan yang menyeluruh.

Teks Arab:

صَدَقَ اللهُ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ. وَصَدَقَ رَسُوْلُهُ النَّبِيُّ الْكَرِيْمُ. وَنَحْنُ عَلَى ذَلِكَ مِنَ الشَّاهِدِيْنَ وَالشَّاكِرِيْنَ. وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ. اَللّٰهُمَّ ارْزُقْنَا بِكُلِّ حَرْفٍ مِنَ الْقُرْآنِ حَلَاوَةً. وَبِكُلِّ جُزْءٍ مِنَ الْقُرْآنِ جَزَاءً. اَللّٰهُمَّ ارْزُقْنَا بِالْأَلِفِ أُلْفَةً. وَبِالْبَاءِ بَرَكَةً. وَبِالتَّاءِ تَوْبَةً. وَبِالثَّاءِ ثَوَابًا وَبِالْجِيْمِ جَمَالاً. وَبِالْحَاءِ حِكْمَةً وَبِالْخَاءِ خَيْرًا وَبِالدَّالِ دَلِيْلاً. وَبِالذَّالِ ذَكَاءً. وَبِالرَّاءِ رَحْمَةً وَبِالزَّايِ زَكَاةً وَبِالسِّيْنِ سَعَادَةً. وَبِالشِّيْنِ شِفَاءً وَبِالصَّادِ صِدْقًا وَبِالضَّادِ ضِيَاءً وَبِالطَّاءِ طَرَاوَةً. وَبِالظَّاءِ ظَفَرًا وَبِالْعَيْنِ عِلْمًا وَبِالْغَيْنِ غِنًى وَبِالْفَاءِ فَلَاحًا وَبِالْقَافِ قُرْبَةً وَبِالْكَافِ كَرَامَةً وَبِاللَّامِ لُطْفًا وَبِالْمِيْمِ مَوْعِظَةً. وَبِالنُّوْنِ نُوْرًا وَبِالْوَاوِ وُصْلَةً وَبِالْهَاءِ هِدَايَةً وَبِالْيَاءِ يَقِيْنًا. اَللّٰهُمَّ انْفَعْنَا بِالْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ وَارْفَعْنَا بِالْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ وَتَقَبَّلْ قِرَاءَتَنَا.

Latin:
“Shadaqallaahul ‘aliyyul ‘azhiim. Wa shadaqa rasuuluhun nabiyyul kariim. Wa nahnu ‘alaa dzaalika minasy syaahidin wasy syaakirin. Walhamdulillahi rabbil ‘aalamiin. Rabbanaa taqabbal minnaa innaka antas samii’ul ‘aliim. Allaahummar zuqnaa bi-kulli harfin minal qur’aani halaawatan. Wa bikulli juz-in minal qur’aani jazaa-an. Allahummar zuqnaa bil alifi ulfatan. Wa bil baa-i barakatan. Wa bit taa-i taubatan. Wa bits tsaa-i tsawaaban wa bil jiimi jamaalan. Wa bil haa-i hikmatan wa bil khaa-i khairan wa bid daali daliilan. Wa bidz dzaali dzakaa-an. Wa bir raa-i rahmatan wa biz zaayi zakaatan wa bis siini sa’aadatan. Wa bisy syiini syifaa-an wa bish shaadi shidqan wa bidh dhaa-i dhiyaa-an wa bith thaa-i tharaawatan. Wa bizh zhaa-i zhafaran wa bil ‘aini ilman wa bil ghaini ghinan wa bil faa-i falaahan wa bil qaafi qurbatan wa bil kaafi karaamatan wa bil laami luthfan wa bil miimi mau’izhatan. Wa bin nuuni nuuran wa bil waawi wushlatan wa bil haa-i hidaayatan wa bil yaa-l yaqiinan. Allahumman fa’na bil qur’aanil ‘azhiimi war fa’naa bil aayaati wadz dzikril hakiimi wa taqabbal qiraa-atana.”

Artinya:
“Mahabenar Allah yang Mahatinggi dan Maha Agung. Dan Mahabenar utusan Allah, Nabi yang mulia. Kami termasuk orang-orang yang bersaksi dan bersyukur atas kemahabenaran Allah dan utusan-Nya. Segala puji milik Allah, Penguasa semesta alam. Wahai Tuhan kami, terimalah (bacaan Al-Qur’an) dari kami. Karena sesungguhnya Engkau Maha Mendengar dan Maha Mengetahui.

Berilah kami rezeki berupa manisnya hidup dengan setiap huruf dari Al-Qur’an, dan balasan yang indah dari setiap juz Al-Qur’an. Ya Allah berilah kami rezeki berupa kelembutan dengan huruf alif. Berkah hidup dengan huruf ba’. Taubat dengan huruf ta’. Pahala dengan huruf tsa’. Keindahan dengan huruf jim. Kebijaksanaan dengan huruf ha’. Kebaikan dengan huruf kha’. Petunjuk dengan huruf dal. Kecerdasan dengan huruf dzal. Kasih sayang dengan huruf ra’. Kesucian jiwa dengan huruf zay. Kebahagiaan dengan huruf sin. Kesembuhan dengan huruf syin. Kejujuran dengan huruf shad. Cahaya hidup dengan huruf dhad. Kesantunan dengan huruf tha’. Prestasi dengan huruf zha’. Ilmu pengetahuan dengan huruf ‘ain. Kekayaan dengan huruf ghain. Kemakmuran dengan huruf fa’. Kedekatan dengan Allah dengan huruf qaf. Kemuliaan dengan huruf kaf. Keramahan dengan huruf lam. Peringatan dengan huruf mim. Bias cahaya dengan huruf nun. Koneksi/hubungan baik dengan huruf wawu. Petunjuk dengan huruf ha’. Dan keyakinan dengan huruf ya’.

Ya Allah, berikan kami manfaat Al-Qur’an yang agung. Angkat setinggi-tingginya reputasi dan prestasi kami dengan ayat-ayat dan zikir yang kokoh. Dan terimalah bacaan kami.”


Makna dan Keutamaan Doa Setelah Khatam Al-Qur’an

Membaca doa setelah khatam Al-Qur’an bukanlah sekadar tradisi, melainkan sebuah refleksi spiritual yang memiliki keutamaan besar.

1. Permohonan Rahmat dan Hidayah

Doa khatam adalah permohonan seorang hamba agar Allah SWT menurunkan rahmat-Nya melalui Al-Qur’an. Kita memohon agar Al-Qur’an tidak hanya dibaca, melainkan diangkat derajatnya sebagai imam (pemimpin), cahaya, petunjuk, dan sumber rahmat dalam seluruh aspek kehidupan.

2. Menjaga Hafalan dan Pemahaman

Doa ini secara spesifik memuat harapan agar Allah SWT mengingatkan kembali ayat-ayat yang mungkin terlupa (dzakkirna minhuma nasina), serta memberikan pemahaman mendalam terhadap ayat-ayat yang belum dipahami (‘alimna minhuma jahilna). Ini menunjukkan bahwa tujuan khatam bukan hanya selesai membaca, tetapi juga memahami dan mengamalkannya.

3. Memohon Keistiqamahan Ibadah

Melalui doa ini, kita memohon kemampuan dan keistiqamahan untuk terus membaca Al-Qur’an, baik di malam hari (ana allayli) maupun di siang hari (athra fannahar). Ini adalah bentuk komitmen seorang Muslim untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai teman setia.

4. Menjadikan Al-Qur’an sebagai Pembela (Hujjah)

Puncak dari doa ini adalah permohonan agar Al-Qur’an dijadikan hujjah (perisai atau pembela) bagi kita di hadapan Allah SWT kelak. Al-Qur’an yang kita baca dan amalkan akan menjadi saksi yang meringankan timbangan amal di hari perhitungan.

Dengan memahami makna yang terkandung di dalamnya, membaca doa khatam Al-Qur’an menjadi penutup ibadah yang penuh harap, memperkuat hubungan kita dengan kalam ilahi, dan memastikan bahwa setiap usaha kita dalam membaca Al-Qur’an mendapatkan balasan dan keberkahan terbaik dari Allah SWT.

Catatan:
Semua doa itu baik, tergantung dari apa yang diyakini dan bagaimana hati meyakininya. Tidak ada doa yang salah, karena setiap doa adalah bentuk harapan dan penghambaan.

ruangdoa.com hanya berupaya menjadi perantara, tempat berbagi makna, tulisan, dan pengingat bahwa setiap kalimat yang diucap dengan keyakinan bisa menjadi jalan turunnya rahmat dari Allah SWT. Wallahu a'lam bishawab

Share:

Related Topics

Baca Juga