ruangdoa.com Malaikat adalah makhluk ciptaan Allah SWT yang memiliki tugas spesifik dan kemampuan yang luar biasa. Sebagai umat muslim, kita wajib meyakini keberadaan mereka sebagai bagian dari rukun iman yang kedua. Malaikat sering digambarkan memiliki sayap, dan deskripsi ini bukan sekadar mitos, melainkan dijelaskan secara gamblang dalam Al-Qur’an dan hadits Nabi SAW.
Malaikat, secara bahasa, berasal dari kata malak yang berarti utusan atau yang menyampaikan sesuatu. Mereka adalah utusan suci yang bertugas melaksanakan kehendak Allah, mulai dari menyampaikan wahyu hingga mengatur rezeki dan mencatat amal.
Perintah untuk beriman kepada malaikat sangat jelas, sebagaimana firman Allah dalam Surah Al-Baqarah ayat 285 yang artinya:
"Rasul (Muhammad) beriman pada apa (Al-Qur’an) yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang mukmin. Masing-masing beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab kitab-Nya, dan rasul-rasul-Nya…"
Dalil Al-Qur’an Tentang Sayap Malaikat
Gambaran fisik malaikat, khususnya mengenai sayap, termaktub dalam Surah Fatir ayat 1. Allah SWT berfirman:
"Segala puji bagi Allah, Pencipta langit dan bumi yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan (untuk mengurus berbagai macam urusan) yang mempunyai sayap. Masing-masing (ada yang) dua, tiga, dan empat. Dia menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu." (QS. Fatir: 1)
Ayat ini memberikan penegasan bahwa malaikat memang memiliki sayap, dan jumlahnya tidak seragam. Ada yang memiliki dua, tiga, atau empat sayap. Penafsiran dari ayat ini juga menunjukkan bahwa Allah SWT berkuasa menambah kemampuan atau jumlah sayap malaikat sesuai dengan kehendak dan kebutuhan tugas mereka.
Jumlah Sayap Malaikat Jibril dan Alasannya
Meskipun Al-Qur’an menyebutkan jumlah yang bervariasi (dua, tiga, empat), hadits Nabi Muhammad SAW memberikan gambaran yang lebih detail mengenai malaikat utama.
Dalam sebuah riwayat yang paling terkenal, Malaikat Jibril AS, yang bertugas menyampaikan wahyu, digambarkan memiliki jumlah sayap yang fantastis.
Dari Ibnu Mas’ud, ia berkata:
"Rasulullah SAW pernah melihat Jibril dalam wujud aslinya. Jibril memiliki 600 sayap, dan setiap satu sayapnya mampu menutup cakrawala." (HR Ahmad)
Riwayat lain juga menyebutkan bahwa Malaikat Israfil memiliki 12.000 sayap.
Mengapa Jumlah Sayap Malaikat Berbeda-beda
Perbedaan jumlah sayap ini, seperti dijelaskan oleh Ibnu Asyur, disesuaikan dengan berat dan kecepatan tugas yang diemban oleh masing-masing malaikat. Malaikat yang bertugas menempuh jarak sangat jauh, seperti dari Sidratul Muntaha ke bumi dalam waktu singkat, tentu membutuhkan kemampuan dan kekuatan fisik (sayap) yang berbeda dibandingkan malaikat yang bertugas menjaga pintu surga.
Ciri-Ciri Fisik Malaikat Selain Sayap
Malaikat memiliki ciri-ciri khusus yang membedakannya dari manusia dan jin. Ciri-ciri ini ditegaskan dalam hadits dan Al-Qur’an.
1. Diciptakan dari Cahaya (Nur)
Malaikat diciptakan dari unsur yang sangat murni, yaitu cahaya. Hal ini ditegaskan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah RA, di mana Nabi SAW bersabda:
"Malaikat itu diciptakan dari cahaya. Jin diciptakan dari api yang menyala-nyala, sedangkan Adam diciptakan dari apa yang telah dijelaskan kepada kalian." (HR Muslim)
2. Memiliki Fisik yang Sangat Besar
Ukuran fisik malaikat jauh melampaui imajinasi manusia. Salah satu contohnya adalah malaikat pemikul Arsy.
Rasulullah SAW bersabda: "Aku diizinkan untuk menceritakan tentang salah satu malaikat penyangga Arsy. Kedua kakinya menginjak bumi paling bawah, Arsy berada di atas tanduknya, antara daun kedua telinga dan pundaknya adalah sejauh 700 tahun terbangnya burung…" (HR Ath-Thabrani)
3. Memiliki Rupa yang Indah dan Kuat
Malaikat juga digambarkan memiliki rupa yang sangat indah dan teguh. Dalam Surah An-Najm ayat 5-6, Allah berfirman tentang Malaikat Jibril:
"Yang diajarkan kepadanya oleh (malaikat) yang sangat kuat (Jibril) lagi mempunyai keteguhan. Lalu, ia (Jibril) menampakkan diri dengan rupa yang asli."
Ibnu Abbas menafsirkan kata "dzu mirrah" dalam ayat tersebut sebagai penampilan yang indah, menunjukkan kesempurnaan dan kemuliaan rupa malaikat.
10 Malaikat yang Wajib Diimani dan Tugasnya
Keyakinan terhadap para malaikat ini diperkuat dengan mengetahui tugas-tugas spesifik mereka yang menunjukkan betapa rapinya sistem yang diciptakan oleh Allah SWT di alam semesta. Berikut adalah 10 nama malaikat yang wajib diimani beserta tugasnya:
- Malaikat Jibril Bertugas menyampaikan wahyu dari Allah SWT kepada para nabi dan rasul.
- Malaikat Mikail Bertugas mengatur rezeki bagi seluruh makhluk, termasuk menurunkan hujan, mengatur angin, dan menumbuhkan tanaman.
- Malaikat Israfil Bertugas meniup sangkakala (terompet) pada hari kiamat sebagai tanda berakhirnya kehidupan di dunia.
- Malaikat Izrail Bertugas mencabut nyawa setiap makhluk hidup sesuai ketentuan Allah SWT.
- Malaikat Munkar Bertugas menanyai manusia di alam kubur mengenai keimanan dan amal perbuatannya.
- Malaikat Nakir Memiliki tugas yang sama dengan Munkar, yaitu menanyai manusia di alam kubur.
- Malaikat Raqib Bertugas mencatat seluruh amal baik manusia, posisinya berada di sebelah kanan.
- Malaikat Atid Bertugas mencatat semua amal buruk manusia, posisinya berada di sebelah kiri.
- Malaikat Malik Bertugas menjaga dan mengawasi pintu neraka.
- Malaikat Ridwan Bertugas menjaga dan menyambut penghuni pintu surga, dikenal dengan kelembutannya.
Dengan memahami tugas dan ciri-ciri malaikat ini, keimanan kita semakin diperkuat akan kebesaran dan kekuasaan Allah SWT yang menciptakan segala sesuatu dengan sempurna dan teratur. Wallahu a’lam.








