ruangdoa.com – Menuntut ilmu adalah kewajiban abadi bagi setiap Muslim, sebuah perintah yang menempatkan kita dalam jalur ibadah dan peningkatan diri. Namun, jalan mencari ilmu seringkali penuh tantangan, mulai dari rasa malas, sulit memahami materi, hingga godaan duniawi.
Untuk memperkuat niat, memohon kemudahan, dan memastikan ilmu yang kita peroleh menjadi berkah yang bermanfaat, kita diwajibkan untuk senantiasa memanjatkan doa. Sebagaimana janji Allah SWT dalam Surah Al-Baqarah ayat 186, Dia selalu dekat dan mengabulkan permohonan hamba-Nya yang berdoa:
وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ
Wa iżā sa’alaka ‘ibādī ‘annī fa innī qarīb(un), ujību da’watad-dā’i iżā da’ān(i), falyastajībū lī walyu’minū bī la’allahum yarsyudūn(a).
Artinya: "Apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Nabi Muhammad) tentang Aku, sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Maka, hendaklah mereka memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka selalu berada dalam kebenaran."
Berikut adalah kumpulan doa-doa mustajab yang dapat kita amalkan secara rutin saat memulai proses menuntut ilmu, agar proses belajar kita dipenuhi rahmat dan keberkahan.
Kumpulan Doa Pilihan untuk Pelajar dan Pencari Ilmu
1. Doa Memohon Ilmu yang Bermanfaat, Rezeki yang Baik, dan Amal yang Diterima
Doa ini adalah amalan harian yang mencakup tiga pilar kebaikan dunia dan akhirat, yang sangat dianjurkan dibaca setelah shalat subuh.
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا
Latin: Allahumma innī as’aluka ‘ilman nāfi’an, wa rizqan ṭayyiban, wa ‘amalan mutaqabbalan.
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amal yang diterima." (HR Ahmad, Ibnu Majah dan Ibnu As-Sunni)
2. Doa Diberi Kemudahan dan Dibukakan Hikmah
Saat merasa kesulitan dalam memahami pelajaran atau mencari solusi, doa ini memohon agar Allah membukakan pintu hikmah dan rahmat-Nya.
اللَّهُمَّ افْتَحْ عَلَيْنَا حِكْمَتَكَ، وَانْشُرْ عَلَيْنَا مِنْ خَزَائِنِ رَحْمَتِكَ، يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ
Latin: Allahummaftah ‘alainaa hikmataka, wansyur ‘alainaa min khazaaini rahmatika, yaa arhamar raahimiin.
Artinya: "Ya Allah, bukakanlah hikmah-Mu kepada kami, dan limpahkanlah rahmat-Mu dari khazanah-Mu. Wahai Dzat yang Maha Pengasih di antara yang pengasih."
3. Doa Memohon Ditambah Ilmu yang Bermanfaat
Doa ini mengikuti teladan Nabi Muhammad SAW, memohon agar ilmu yang telah diajarkan Allah kepada kita menjadi berkah, dan kita terus ditambahkan ilmu.
اللَّهُمَّ انْفَعْنِي بِمَا عَلَّمْتَنِي وَعَلِّمْنِي مَا يَنْفَعُنِي وَزِدْنِي عِلْمًا
Latin: Allahumma anfa’nī bimaa ‘allamtanī wa ‘allimnī mā yanfa’uunī wa zidnī ‘ilmaa.
Artinya: "Ya Allah, berikanlah manfaat kepadaku dari apa yang telah Engkau ajarkan, ajarkanlah aku hal yang bermanfaat, dan tambahkanlah aku ilmu." (HR Ibnu Majah)
4. Doa Agar Menjadi Orang yang Berilmu dan Bermanfaat
Ilmu terbaik adalah yang diamalkan. Doa ini memohon agar kita dijadikan golongan yang tidak hanya mendengar kebaikan, tetapi juga mampu mengamalkannya.
اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ الَّذِينَ يَسْتَمِعُونَ الْقَوْلَ فَيَتَّبِعُونَ أَحْسَنَهُ
Latin: Allahumma aj’alnī mina alladzīna yastami’uuna al-qawla fayattabi’uuna ahsanahu.
Artinya: "Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mendengarkan perkataan dan mengikuti yang terbaik darinya."
5. Doa Terhindar dari Ilmu yang Tidak Bermanfaat
Ilmu yang tidak diamalkan atau ilmu yang hanya menambah kesombongan adalah kerugian. Doa ini adalah permohonan perlindungan dari segala sesuatu yang tidak membawa manfaat spiritual.
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عِلْمٍ لَا يَنْفَعُ، وَقَلْبٍ لَا يَخْشَعُ، وَدُعَاءٍ لَا يُسْمَعُ، وَنَفْسٍ لَا تَشْبَعُ
Latin: Allahumma innī a’uudzubika min ‘ilmin lā yanfa’u, wa qalbin lā yakhsya’u, wa du’āin lā yasma’u, wa nafsin lā tasyba’u.
Artinya: "Wahai Allah, aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat, dan hati yang tidak khusyuk, dan doa yang tidak diterima, dan nafsu yang tidak kenyang (puas)."
6. Doa Agar Terhindar dari Rasa Malas dan Kesulitan Hidup
Rasa malas adalah penghalang terbesar dalam menuntut ilmu. Doa ini merupakan permohonan perlindungan total dari berbagai kelemahan diri dan beban hidup.
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ
Latin: Allaahumma innii a’uudzubika minal hammi walhazani, wa’auudzubika minal ‘ajzi walkasali, wa ‘auudzubika minal jubni wal bukhli, wa a’uudzubika min ghalabati ddiini waqahrir rijaali.
Artinya: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kedukaan, susah, lemah, dan kemalasan, aku berlindung kepada-Mu daripada ketakutan dan kebakhilan, dari kesulitan-kesulitan dan penindasan orang."
7. Doa Memohon Ditambahkan Ilmu dan Dijauhkan dari Kesesatan
Doa ini dikenal sebagai doa untuk memohon ketetapan hati, memastikan bahwa petunjuk yang telah diberikan Allah tidak akan pernah dicabut dari hati kita.
لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ زِدْنِي عِلْمًا وَلَا تُزِغْ قَلْبِي بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنِي وَهَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ
Latin: Lā ilāha illā anta subhānaka alluhamma zidnī ilman wa lā tuzigh qalbī ba’da iżhadaitanī wa hablī min ladunka rahmatan innaka antal wahhāb.
Artinya: "Tidak ada Tuhan melainkan Engkau, maha suci Engkau ya Allah, aku minta ampun kepada-Mu tentang dosa-dosaku, dan aku mohon rahmat-Mu. Ya Allah, tambahlah ilmuku dan janganlah Engkau gelincirkan hatiku setelah Engkau memberi petunjuk kepadaku, dan karuniakanlah rahmat untukku dari-Mu, sesungguhnya Engkaulah yang Maha Memberi."
Dalil Kuat Perintah Mencari Ilmu dalam Islam
Pentingnya menuntut ilmu bukanlah sekadar anjuran, melainkan perintah fundamental dalam Islam. Ilmu adalah cahaya yang membedakan kebenaran dari kebatilan, dan menjadi kunci untuk mengamalkan ajaran agama dengan benar.
Kewajiban yang Dijamin Pahala
Rasulullah SAW bersabda, yang diriwayatkan oleh Anas RA:
طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ
Tholabul ‘ilmi farīdhotun ala kulli muslim.
Artinya: "Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim." (HR. Muslim)
Bahkan, saking mulianya orang yang menuntut ilmu, seluruh makhluk di bumi dan di laut memohonkan ampunan baginya.
Peringatan dalam Al-Qur’an
Al-Qur’an memberikan landasan yang sangat kuat mengenai kewajiban dan keutamaan mencari ilmu:
1. Surah Al-Alaq Ayat 1-5 (Perintah Membaca)
Ayat pertama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW adalah perintah untuk "Bacalah" (Iqra’)—sebuah perintah universal untuk belajar dan mencari ilmu.
Iqra’ bismi rabbikal-lażī khalaq(a). Khalaqal-insāna min ‘alaq(in). Iqra’ wa rabbukal-akram(u). Allażī ‘allama bil-qalam(i). ‘Allamal-insāna mā lam ya’lam.
Inti dari ayat ini adalah bahwa Allah mengajarkan manusia melalui pena, mengajarkan apa yang sebelumnya tidak mereka ketahui.
2. Surah Al-Anbiya Ayat 7 (Bertanya kepada Ahli Ilmu)
Ayat ini menekankan pentingnya merujuk kepada sumber ilmu yang benar.
Fas’alū ahlaż-żikri in kuntum lā ta’lamūn(a).
Artinya: "Maka, bertanyalah kepada orang yang berilmu jika kamu tidak mengetahui."
3. Surah Al-Mujadalah Ayat 11 (Derajat Orang Berilmu)
Allah SWT menjanjikan pengangkatan derajat bagi mereka yang beriman dan berilmu.
…yarfa’illāhul-lażīna āmanū minkum, wal-lażīna ūtul-‘ilma darajāt(in)…
Artinya: "…Allah niscaya akan mengangkat orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat…"
Keutamaan Ilmu yang Harus Kita Kejar
Orang yang berilmu memiliki kedudukan mulia karena ilmunya tidak hanya bermanfaat bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi masyarakat luas. Beberapa keutamaan utama menuntut ilmu:
- Meningkatkan Ketaatan kepada Allah: Ilmu yang bermanfaat menumbuhkan rasa takut (khashyah) dan ketaatan yang lebih mendalam kepada Allah SWT.
- Jalan Menuju Surga: Ilmu yang baik dan diamalkan akan memudahkan langkah kita menuju surga-Nya.
- Amal Jariyah: Ilmu yang diajarkan kepada orang lain menjadi salah satu dari tiga amal yang pahalanya terus mengalir meskipun seseorang telah meninggal dunia.
- Membentuk Pribadi Berkualitas: Kesungguhan dalam mencari ilmu, semata-mata karena Allah, akan membentuk karakter yang lebih baik, bijaksana, dan bertanggung jawab.
Dengan mengamalkan doa-doa ini secara rutin, kita berharap proses menuntut ilmu kita dipermudah, diberkahi, dan menjadi bekal terbaik untuk kehidupan di dunia dan akhirat.








